foto: press tv

foto: press tv

Benghazi, LiputanIslam.com — Lebih dari 400 orang telah tewas selama enam minggu terakhir akibat bentrokan dahsyat antara pasukan pro-pemerintah Libya dan militan Islam radikal. Hal itu disampaikan oleh staf sebuah rumah sakit di Benghazi, Libya.

“Jumlah korban tewas telah mencapai 400 orang lebih,” kata sumber tersebut yang menolak disebutkan namanya, untuk alasan keamanan.

Dari laporan presstv.com, 30 November 2014, pasukan pro-pemerintah, menyerang militan di Benghazi, mengusir para militan dari wilayah bandara. Tiga minggu terakhir ini, bentrokan berpusat di sekitar pelabuhan komersial, yang oleh pasukan pro-pemerintah, dicurigai sebagai tempat bersembunyinya para militan.

Pasca tewasnya Muammar Ghadaffi pada tahun 2011, Libya terus menerus dilanda konflik. Pertempuran di Benghazi dinilai sebagai bagian dari membesarnya gejolak yang terjadi di pemerintahan. Seperti diketahui, pada bulan Agustus 2014, Perdana Menteri Abdullah al-Thinni dan kabinetnya dipaksa untuk meninggalkan Tripoli menuju ke bagian Timur saat kelompok Libya Dawn merebut ibukota. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL