Betunia, LiputanIslam.com – Puluhan warga Palestina mengalami luka-luka akibat bentrok dengan tentara Israel di depan penjara Ofer di Betunia, Tepi Barat. Demikian laporan dari kantor berita al-Yawm pada Jumat (28/4).

Bentrokan ini dilakukan sebagai solidaritas untuk aksi mogok makan para tahanan Palestina di penjara tersebut.

Tentara Israel menggunakan gas air mata dan menembakkan peluru berlapis karet untuk membubarkan kerumunan warga. Organisasi Palestine Red Crescent Society (PRCS) melaporkan bahwa setidaknya ada 60 warga yang terluka karena tertembak dan menghirup gas air mata secara berlebihan.

Belum lama ini, lebih dari 1.500 tahanan Palestina melakukan aksi mogok makan untuk memprotes kondisi penjara yang buruk.  Ketua  Palestinian Committee of Prisoners’ Affairs, Issa Qaraqe, mengumumkan pada hari Senin lalu bahwa kondisi kesehatan pemimpin aksi mogok makan, Marwan Barghouti, semakin kritis selama seminggu terakhir ini.

Selain di depan penjara Ofer, bentrokan juga terjadi di kota Beita, Naqurah, Beit Furik, Beit Ummar, dan di kamp-kamp pengungsi seperti New Askar di Nablus dan Arrub di Tepi Barat. (AL/Press TV)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL