APTOPIX PakistanKairo, LiputanIslam.com — Seorang perwira tinggi bintang satu dan seorang kolonel militer Mesir dikabarkan tewas dalam aksi tembak-menembak dengan kelompok teroris di utara Kairo, Rabu (19/3).

Menurut laporan kantor berita Perancis AFP yang mengutip sumber dari kementrian dalam negeri Mesir, kedua perwira tersebut tewas dalam tembak-menembak dengan kelompok Ansar Beit al Maqdis yang terafiliasi Al Qaida yang dianggap bertanggungjawab dalam beberapa aksi teroris akhir-akhir ini di Mesir. Bersama mereka, 5 anggota kelompok militan tersebut juga tewas.

Kelompok Ansar secara efektif muncul sebagai ancaman serius bagi rezim militer Mesir, khususnya setelah tumbangnya presiden Mohammad Mursi tahun lalu. Serangan-serangan yang dilakukan kelompok ini tidak lagi terjadi di Sinai sebagaimana awal kemunculannya tahun lalu, namun juga telah menghancurkan sarana-sarana vital dan tempat-tempat tujuan wisata yang selama ini menjadi andalan pendapatan negara.

Ansar Beit al Maqdis yang artinya adalah penjaga Masjidil Aqsa berhasil memanfaatkan kondisi politik yang memanas antara rezim militer dengan pendukung kelompok Ikhwanul Muslimin yang telah mengakibatkan kondisi keamanan Sinai melemah. Dan dari sanalah, kelompok ini membangun kekuatan ketika rezim berkonsentrasi dengan perlawanan Ikhwanul Muslimin.

Kini, militer Mesir telah meningkatkan operasinya untuk menghancurkan kelompok ini, namun bukannya melemah, kelompok ini justru semakin aktif melakukan aksinya. Bulan Januari lalu kelompok ini bahkan berhasil menembak jatuh helikopter militer Mesir dan menewaskan 5 awaknya.(ca/afp/voice of russia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL