Sumber: antaranews.com

Bengkulu, LiputanIslam.com– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengeluarkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) nasional. Hasilnya, Provinsi Bengkulu menduduki posisi keempat tertinggi dalam pembangunan budaya di Indonesia, setelah DIY, Bali dan Jawa Tengah.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengaku bahwa pihaknya memang terus berupaya menjaga dan memajukan budaya Bengkulu. “Selain konsen dengan pembangunan serta pembenahan insfrastruktur, kami juga menaruh perhatian yang baik dalam memajukan kebudayaan daerah,” ucapnya di Kota Bengkulu pada Jumat (11/10).

Menurutnya, pemerintah daerah bersama masyarakat terus berusaha menjaga budaya dan kearifan lokal. “Salah satunya melalui berbagai even yang rutin diselenggarakan pemerintah daerah. Tetap mencintai dan melestarikan budaya yang kita miliki,” katanya.

Sementara Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid menyatakan pentingnya budaya dalam suatu bangsa. “Kemajuan dari sebuah bangsa itu sesungguhnya diukur dari kemajuan kebudayaannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Kebudayaan yang secara spesifik itu merupakan yang pertama di dunia. “lain belum berani bikin indeks seperti ini. Tapi kalau tidak dimulai, maka tidak akan pernah tahu,” ujarnya.

Baca: Gubernur Dorong Perkembangan Sastra di Bengkulu

Susunan IPK tertinggi nasional yaitu DIY (73,79), Bali (65,39), Jawa Tengah (60,05), Bengkulu (59,95), Nusa Tenggara Barat (59,92). Selanjutnya, Kepulauan Riau (58,83), Riau (57,47). Kemudian Jawa Timur (56,66), Sulawesi Utara (56,02), Daerah Khusus Ibukota Jakarta (54,67), Bangka Belitung (54,37), Lampung (54,33), dan Kalimantan Selatan (53,79). (aw/antara/kompas).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*