Medan, LiputanIslam.com–Ulama Suriah dan Rektor Universitas Negeri Syam (Universitas Ahmad Kuftaro), Prof. Dr. Syeikh Syarif al-Sawwaf, menyatakan bahwa konflik Suriah didalangi Israel. Penyebabnya, Suriah adalah satu-satunya negara Arab yang menjadi garda terdepan melawan penjajahan Israel. Dalam rangka itulah, musuh-musuh Suriah menggelontorkan jutaan USD kepada perusahaan-perusahaan media untuk memproduksi video dan narasi palsu tentang Suriah.

Pernyataan itu disampaikan Dr. Al- Sawwaf dalam Silaturahim Nasional Ikatan Alumni Syam Indonesia (Alsyami) ke-6 di Medan (10/3).  Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa Suriah tidak mempunyai hubungan diplomatik maupun dialog dengan rezim Israel. Penyebabnya, pemerintahan Suriah mempunyai orientasi politik Salahuddin al-Ayyubi dalam kewajiban membebaskan tanah al-Quds Palestina. Karena faktor inilah Suriah diserang oleh sekutu-sekutu Israel, baik negara Barat, maupun negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Turki, dan Qatar.

Dr. Al- Sawwaf menjelaskan,  serangan sekutu Israel itu dilakukan dengan menggunakan proksi kelompok-kelompok milisi berkedok Islam, seperti Jabhat al-Nusrah dan Faylaq al-Syam yang melakukan pembunuhan kepada rakyat Suriah, termasuk ulama.

Ulama Suriah telah berupaya melawan fitnah dan propaganda kelompok pro-Israel. Lalu proksi-proksi Israel membunuh para ulama tersebut, bahkan dilakukan di dalam masjid saat pengajian berlangsung. Salah satu korban mereka adalah Syeikh Said Ramadhan al-Buthi.

“Itulah ideologi keberpihakan terhadap Israel, yang percaya bahwa surga dan bidadarinya bisa didapat dengan membunuh ulama dan pelajar yang sedang mempelajari dan memahami kitab Allah,” ujar Dr. Al-Sawwaf.

Beliau berpesan agar alumni Suriah untuk menjaga negeri Indonesia dan mengokohkan persatuannya. (ra/NAR)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*