netanyahuWashington DC, LiputanIslam.com — Tiga orang politisi terkenal AS mengaku tidak akan datang pada saat PM Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan Sidang Congress bulan depan.

Netanyahu diundang oleh Ketua Congress John Boehner untuk berpidato tentang “ancaman Iran” dan diyakini berusaha mendesak Congress yang dikuasai kubu oposisi untuk menerapkan sanksi baru kepada Iran. Sementara Presiden Obama yang berasal dari Partai Demokrat telah menolak dengan tegas pemberian sanksi baru kepada Iran dan mengancam akan memveto RUU tentang sanksi tersebut.

Anggota Congress dari Partai Republik John Lewis, G.K. Butterfield dan Earl Blumenauer mengecam langkah Boehner yang secara sepihak telah telah mengundang Netanyahu. Mereka juga menyatakan tidak akan hadir pada saat Netanyahu berpidato pada tanggal 3 Maret mendatang. Demikian sebagaimana dilansir kantor berita Iran Press TV, Jumat (6/2).

John Lewis yang dikenal sebagai pejuang hak-hak sipil mengatakan hari Kamis (5/2) bahwa tindakan Boehner itu sebagai penghinaan terhadap Presiden dan Menlu AS. Sementara Butterfield mengatakan tindakan Boehner telah menimbulkan kegaduhan di Congress dan menjadi suatu hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Tidak hanya itu, Butterfield juga mengecam Netanyahu yang tidak mengkonsultasikan dahulu undangan itu kepada Presiden Barack Obama. Ia menyegut Netanyahu telah mempolitisasi kunjngannya untuk kepentingan pribadi.

Sementara itu Jubir Gedung Putih Josh Earnest mengatakan, Kamis, bahwa Wapres Joe Biden kemungkinan tidak akan menghadiri pidato Netanyahu. Sebelumnya Obama telah menyatakan penolakannya atas kunjungan Netanyahu tersebut. Hal yang sama dilakukan oleh Menlu John Kerry.

Press TV juga menyebutkan sejumlah anggota Congrees dari Partai Demokrat, termasuk beberapa berdarah anggota yahudi, akan memboikot pidato tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL