hillary-clinton-concession-speechWashington, LiputanIslam.com– Hillary Clinton memberikan pidato kekalahan dalam pemilihan presiden AS 8 November 2016. Ia menyatakan menerima perasaan sakit akibat kekalahan itu  dan meminta pendukungnya untuk memberikan kesempatan kepada Donald Trump sebagai pemimpin mereka dengan pikiran terbuka.

Clinton juga berterimakasih kepada pendukungnya, dan mengatakan ia merasa bangga selama kampanye ia yang ia lakukan bersama mereka.

“Saya berharap dia [Trump] akan menjadi presiden yang sukses untuk seluruh rakyat Amerika… Kita harus berpikiran terbuka dan memberikannya kesempatan untuk mempimpin,” katanya.

Setelah masa kampanye yang panjang, Clinton mengaku ia merasa sangat kehilangan akibat kekalahannya. “Ini terasa menyakitkan, dan akan terasa sampai waktu yang lama,” katanya. Ia juga mengekspresikan penyesalannya karena tidak berhasil mencapai kursi kepresidenan karena sebagai perempuan ada penghalang kasat mata (shatter the glass ceiling).

Kekalahan Clinton di antaranya memang disebabkan karena kaum pria AS enggan dipimpin oleh perempuan. Menurut survey CNN, 63% lelaki kulit putih AS memilih Trump. Menariknya, 53% perempuan kulit putih juga memilih Trump.

Sementara itu, Senator dari  Virginia, Tim Kaine, yang menjadi kandidat wakil presiden dari Partai Demokrat mengatakan bahwa ia “bangga kepada Hillary Clinton karena ia adalah seorang pembuat sejarah.”

Presiden Obama yang juga mendampingi Hillary dalam pidato kekalahan itu menyatakan bangga pada Hillary dan menyeru kepada rakyat AS agar kembali bersatu. (ra/newyorktimes)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL