Mass-Grave-Mexico City, LiputanIslam.com — Relawan pencari 43 pelajar keguruan yang hilang di negara bagian Guerrero, Mexico, menemukan beberapa kuburan yang mereka yakini berisi mayat para pelajar tersebut.

Para relawan itu mengatakan telah menemukan 6 kuburan, setidaknya 2 di antaranya diketahui kuburan baru dan berisi jenasah-jenasah manusia. Mereka kini menunggu tim forensik untuk menindaklanjuti penemuan mereka. Demikian laporan BBC News, Kamis (16/10).

Upaya-upaya pencarian terus meningkat setelah bergabungnya ratusan relawan dari berbagai kota di Mexico untuk membantu pencarian yang melibatkan juga pasukan militer.

Jika klaim relawan itu benar, maka total kuburan yang ditemukan sejak dilakukannya pencarian terhadap para pelajar yang hilang sejak tanggal 26 September lalu itu mencapai 19 kuburan.

Sejauh ini para ahli baru meneliti 28 jenasah yang ditemukan pada tanggal 4 Oktober dan memastikan mereka bukan bagian dari mayat 43 pelajar tersebut.

Sementara itu sekitar 50 orang, kebanyakan polisi, telah ditangkap terkait dengan peristiwa penculikan 43 pelajar tersebut. Sementara Walikota kota Iguala dan istri serta kepala kepolisian kota itu kini menjadi buronan. Sedangkan kepala kelompok kriminal Guerrero Unidos yang diduga menjadi eksekutor atas para pelajar itu tewas dalam tembak-menembak dengan aparat keamanan yang hendak menangkapnya.

Para pelajar itu berasal dari sekolah keguruan di Iguala, 200 km selatan Mexico City. Mereka menghilang setelah terlibat bentrok dengan polisi dan orang-orang bersenjata pada tanggal 26 September lalu, ketika mereka melakukan aksi protes atas perlakukan tidak adil terhadap para guru di kota itu.

Para saksi mata menyebutkan bahwa para pelajar itu dibawa pergi dengan mobil polisi sebelum dinyatakan hilang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL