rudiantaraJakarta, LiputanIslam.com — Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) menyatakan bahwa dana subsidi BBM akan dialihkan kepada sektor produktif, salah satunya, untuk membangun jaringan pita lebar agar Indonesia mendapatkan akses internet yang lebih cepat dari sebelumnya.

“Jangka panjang sedang dibicarakan, karena broadband plan masuk kategori insfratruktur,” jelas Rudiantara.

Dalam rapat Kabinet Kerja, pembangunan akses pita lebar termasuk dalam agenda prioritas, mengingat kondisi internet di Indonesia sangat memprihatinkan.

“Kami sedang review detilnya, mana-mana saja yang akan dilaksanakan operator dan mana-mana saja yang akan di-drive oleh pemerintah. Besok kita bicarakan,” jelasnya lagi, seperti laporan Merdeka.com.

Seperti diketahui, laporan State of the Internet mengenai data-data kecepatan koneksi internet, jumlah trafik, adopsi broadband, dan serangan cyber dari hasil survey 122 negara, menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kecepatan internet di peringkat 118. Sedangkan di untuk kawasan Asia Pasifik, Indonesia menempati urutan nomor dua dari bawah.

Hingga Mei 2014, data pengguna internet di Indonesia mencapai 82 juta orang. Dengan capaian tersebut, Indonesia berada pada peringkat ke-8 di dunia. Netizen berulang-ulang kali mengeluhkan kondisi internet yang lambat, lantaran berpengaruh pada produktivitas saat melakukan pekerjaan. Oleh Menkominfo sebelumnya, Tifatul Sembiring, internet yang cepat menurutnya bukan hal yang penting. Ia juga menyatakan bahwa internet cepat bisa menyebabkan semakin menjamurnya phedofilia.

Akankah janji Menkominfo Rudiantara untuk internet ‘ngebut’ di Indonesia akan terwujud? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL