LiputanIslam.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memproses 7.132 dugaan pelanggaran pemilu sejak masa kampanye lalu. Dan daerah yang paling banyak terjadi pelanggaran adalah Jawa Timur dengan 3.002 temuan sendiri.

“Data temuan tertinggi yang diterima Bawaslu adalah Jawa Timur  3.002 temuan, Sulawesi Selatan 772 temuan, Jawa Barat 514 temuan, Sulawesi Tengah 475 temuan, dan Jawa Tengah 399 temuan,” ujar Komisioner Bawaslu Mochammad Afiduddin, Selasa (23/4)

Menurut Afif, jenis pelanggarannya pun bermacam-macam dan sudah ada yang diputus di pengadilan.

“Ada 100 putusan pidana, 77 putusan inkrah (berkekuatan hukum tetap), dan 23 putusan banding atau sedang proses,” tambahnya. (Ayu/Tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*