obama2Washington, LiputanIslam.com — Presiden AS Barack Obama membela rencananya untuk menggunakan kewenangannya merubah sistem keimigrasian, meski hal itu ditentang keras para legislator yang menuduh hal itu melanggar konstitusi.

Seperti dilaporkan BBC, Jumat (14/11), Obama berdalih bahwa ligislatif telah gagal menggunakan hak-haknya untuk bertindak atas masalah keimigrasian dan karenanya, saatnya presiden menggunakan hak eksekutifnya.

Para legislator Partai Republik menuduh langkah Obama itu akan melampaui kewenangan presiden dan bertentangan dengan konstitusi.

Pernyataan Obama itu menyusul laporan media-media massa AS yang menyebutkan rencana Obama untuk melindungi sekitar 5 juta imigran gelap dari pendeportasian.

Dalam sebuah konperensi pers di sela-sela kunjungannya di Myanmar mengikuti KTT ASEAN-AS, Obama mengatakan telah memberi kesempatan Congress (legislatif) waktu selama lebih dari setahun untuk menetapkan UU Imigrasi baru, namun ternyata gagal.

RUU Imigrasi yang baru sebenarnya telah disetujui Senat tahun 2013 lalu, namun gagal disyahkan oleh Congress. RUU tersebut dianggap memberikan kewenangan yang terlalu besar bagi Presiden dalam penangangan keimigrasian.

“Ada kesempatan luas bagi Congress untuk meloloskan UU Imigrasi yang akan memperkuat perbatasan kita, meningkatkan sitem keimigrasian dan mengangkat jutaan orang (imigran gelap) dari kegelapan,” kata Obama.

“Saya katakan bahwa jika Congress gagal bertindak, maka saya akan menggunakan semua otoritas yang saya miliki untuk membuat sistem berjalan lebih baik,” tambah Obama.

“Dan itu akan terjadi sebelum akhir tahun,” katanya lagi.

Namun sikap Obama mendapat perlawanan keras para legislator, terutama dari Partai Republik yang menguasai Congress.

“Kami akan melawan dengan keras jika ia (Obama) meneruskan langkahnya,” kata Ketua House of Representatif dari Partai Republik John Boehner kepada wartawan mengomentari pernyataan Obama.

Sementara Mitch McConnell, bakal ketua Senat mendatang, mendesak Obama untuk tetap bekerjasama dengan legislatif meningkatkan sistem imigrasi AS.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL