obama kubaHavana, LiputanIslam.com — Presiden AS Barack Obama melakukan kunjungan bersejarah ke Kuba, Ahad kemarin (20/3). Ditemani keluarganya, Obama menjadi presiden pertama AS yang mengunjungi Kuba sejak 90 tahun lalu.

Dalam kunjungan selama dua hari di Kuba, Obama akan bertemu Presiden Raul Castro dan kalangan bisnis negara itu. Obama juga dijadwalkan memberikan pidato bersejarah yang akan menjadi tonggak hubungan kedua negara yang terlibat permusuhan intensif sejak era Perang Dingin.

“Que bola Cuba?” tulis Obama di akun Twitter resminya saat mendarat di Bandara José Martí International Airport, Ahad petang.

“Baru mendarat di sini, ingin segera bertemu langsung dengan rakyat Kuba,” tambahnya.

Di antara pejabat AS yang menyertai Obama adalah anggota parlemen Nancy Pelosi dan senator Patrick Leahy, Dick Durbin serta anggota Congress Jeff Flake. Obama sendiri ditemani istrinya Michelle Obama, dan kedua putrinya Malia dan Sasha Obama. Demikian seperti dilansir Press TV.

Setiba di bandara, Obama dan rombongan disambut oleh Menlu Kuba  Bruno Rodriguez.

Kunjungan ini menjadi realisasi dari pidato Obama pada 14 Desember 2014, dimana ia mengumumkan bahwa AS akan menormalisasi hubungan dengan Kuba. Kedua negara juga telah membuka kedubesnya masing-masing dan memulihkan penerbangan sipil antar kedua negara.

Namun, sanksi perdagangan kepada Kuba yang telah berlangsung selama 55 tahun, masih belum bisa dicabut setelah Congress gagal mengamandemen undang-undang sanksi tersebut.

Meski demikian, minggu lalu pemerintah AS mengumumkan akan mempermudah ijin bepergian dan perdagangan dengan Kuba. Peraturan baru ini akan mengijinkan warga AS bepergian ke Kuba sendirian dan warga Kuba boleh membuka rekening bank AS.

Sebelumnya warga AS hanya boleh pergi ke Kuba berombongan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL