Barack Obama with King Abdullah of JordanLos Angeles, LiputanIslam.com — Presiden Amerika Barack Obama memulai putaran pertama diplomasi Timur Tengah baru Amerika dengan menjamu Raja Yordania di California, Amerika, Jumat (14/2).

Kedua pemimpin bertemu di kawasan Sunnylands, Rancho Mirage, California. Mereka membicarakan berbagai topik, termasuk konflik Suriah, beberapa hari setelah Obama menyebut konflik Suriah sebagai “keruntuhan” dan pembantunya, Direktur National Intelligence James Clapper menyebut konflik Suriah sebagai “bencana kiamat”. Amerika juga menyatakan bahwa kebijakan Amerika di Suriah telah gagal.

Pertemuan hari Jumat tersebut menjadi yang pertama dari rangkaian pertemuan antara Presiden Barack Obama dengan pemimpin-pemimpin Timur Tengah yang kecewa dengan kebijakan Amerika terhadap Suriah dan Iran khususnya.

Obama juga dijadwalkan akan melakukan tur ke 9 negara di Timur Tengah, Eropa dan Asia akhir April mendatang untuk membicarakan “rencana Amerika” atas konflik Timur Tengah. Sebelum itu, tgl 3 Maret, Obama akan bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, dilanjutkan dengan kunjungan Obama ke Saudi pada bulan yang sama.

Pertemuan Obama dengan Raja Yordania kemungkinan juga membahas rencana Amerika untuk perdamaian Palestina-Israel. Amerika telah mengusulkan kepada Yordania untuk menyediakan sebagian wilayahnya sebagai kompensasi bagi negara Palestina yang akan dideklarasikan setelah tercapai kesepakatan damai dengan Israel. Namun Yordania menolak rencana tersebut.(ca/press tv/ap)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL