bapak viagraLondon, LiputanIslam.com — Penemu obat kuat viagra Dr Simon Campbell meraih Penghargaan Tahun Baru dari kerajaan Inggris dan berhak mendapatkan gelar kebangsawanan. Seorang ahli kimia lainnya, Prof Martyn Poliakoff, juga meraih penghargaan yang sama atas karyanya yang mendapat sambutan luas media sosial YouTube. Demikian BBC News melaporkan, Rabu (31/12).

Dr Campbell yang bekerja selama 26 tahun di perusahaan farmasi Pfizer, berjasa dalam pengembangan 3 jenis obat tekanan darah tinggi. Yang terakhir kemudian menjadi obat yang fenomenal karena bernasil meningkatkan tekanan darah ke alat kelamin pria dan kemudian dikenal dengan nama Viagra yang mulai dipasarkan tahun 1998. Atas penemuan itu Dr Campbell diangkat sebagai anggota klub ilmuan elit Royal Society pada tahun 1999.

Namun klaim Dr Campbell sebagai penemu Viagra terpatahkan setelah diketahui ia bukan penemunya, meski ia terlibat dalam penulisan proposal awal obat itu yang tidak menyebutkan tentang “disfungsi”.

“Saya tidak memiliki hak paten Viagra. Namun jika boleh, saya akan mengatakan bahwa saya adalah “bapak viagra” karena sayalah yang menanam benihnya dan memulai proyek awalnya,” kata Campbell kepada BBC.

“Saya berada di sana, di New York, pada hari ulang tahun saya bulan Maret 1998 saat obat itu diluncurkan,” katanya lagi.

Dr Campbell juga menjadi ketua pertama Medicines for Malaria Venture, lembaga nirlaba yang dibentuk pemerintah Swiss yang dianggap berhasil menanggulangi penyakit malaria di dunia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL