Refugee children in Yusuf Batil camp in South Sudan's Upper Nile state.Juba, LiputanIslam.com — Pengiriman bantuan berupa bahan makanan dan obat-obatan ke Sudan Selatan terhambat akibat pemblokiran yang dilakukan oleh pihak-pihak bertikai. Hal ini diungkapkan oleh John Ging, direktur operasi  Kantor Koordinasi  Urusan Kemanusiaan PBB (UNOCHA) pada konferensi press di ibukota Sudan Selatan, Jum’at, (21/3) kemarin.

Menurut John Ging, sekitar 50 truk yang membawa 2000 ton bantuan kemanusiaan darurat terjebak dan tak bisa menuju ke daerah perlu bantuan di seluruh negeri. Ging menyalahkan kedua belah pihak yang terlibat konflik atas tertundanya pengiriman bantuan, pihak-pihak tersebut menuntut berbagai macam syarat seperti dokumen-dokumen dan syarat lainnya.

“Terlalu banyak pos pemeriksaan, terlalu banyak penundaan,” ucap Ging, “Bantuan-bantuan ini sangat diperlukan, orang-orang itu kelaparan. Mereka dalam keadaaan darurat bantuan medis untuk menyelamatkan kehidupan, anak-anak butuh suplemen bernutrisi. Mereka tidak bisa menunggu lagi,” tambahnya.

Pejabat PBB itu menyeru baik pihak pemberontak maupun pemerintah agar mengizinkan pengiriman bantuan, “Kami memiliki makanan di sini, dan kami harus segera memberikannya kepada ribuan warga sipil yang mengungsi akibat kekerasan yang terjadi. Ini urusan menyelamatkan nyawa, tak ada alasan untuk menunda,” ucapnya.

Ribuan orang telah terbunuh dan banyak lainnya telah mengungsi akibat konflik antara tentara pemerintah dan prajurit pemberontak yang setia pada mantan wakil presiden Riek Machar.

Perang antara pasukan Sudan Selatan pro presiden Salva Kiir, yang berasal dari kelompok etnis Dinca melawan Machar, seorang Nuer, meletus sekitar 15 Desember 2013.

Kekerasan terus terjadi di Sudan Selatan walaupun gencatan senjata telah ditandatangani pada 23 Januari lalu dimana hal itu sebelumnya diharapkan bisa mengakhiri perang di negara termuda di dunia tersebut.(lb/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL