bantuan kemanusiaanLuhansk, LiputanIslam.com — Misi bantuan kemanusiaan kedua Rusia untuk Ukraina timur berhasil menunaikan misinya dan kembali ke Rusia.

Pejabat kepabeanan Rusia di kota Rostov on Don, Rusia selatan, sebagaimana dikutip RIA Novosti, Sabtu (13/9), mengatakan bahwa semua truk yang terlibat dalam misi kemanusiaan Rusia telah kembali ke Rusia.

“Pada pukul 20:30 waktu Moscow, truk terakhir telah meninggalkan pos penjagaan Donetsk-Izvarino menuju Rusia,” kata pejabat tersebut.

Sebelumnya pada hari Jumat petang (12/9) sebanyak 220 truk pembawa bantuan kemanusiaan memasuki Ukraina melalui Donetsk Border Crossing Point. Konvoi itu membawa 1.800 ton makanan, obat-obatan, alat penyaring air bersih, serta genset, yang disalurkan ke wilayah Luhansk yang dilanda krisis kemanusiaan selama berminggu-minggu akibat konflik bersenjata.

Valery Potapov, seorang pemimpin gerakan separatis di wilayah Luhansk mengatakan, bantuan tersebut datang tepat waktu, setelah persediaan makanan dan obat-obatan yang diterima melalui bantuan pertama, mulai menipis.

“Kami memiliki beberapa daging kaleng tersisa, namun kami telah kehabisan sama sekali persediaan gandum dan gula,” katanya.

Konvoi bantuan Rusia pertama masuk ke Ukraina pada akhir Agustus lalu dengan sebanyak 280 truk, setelah menunggu selama lebih dari seminggu untuk proses kepabeanan yang berlarut-larut. Konvoi tersebut menerobos wilayah Ukraina tanpa ijin otoritas Ukraina setelah Rusia menuduh Ukraina sengaja menghambat pengiriman tersebut.

Potapov mengatakan kepada jurnalis bahwa bantuan terbaru itu hanya cukup untuk kebutuhan selama 20 hari.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL