russia-convoy-putinMoskow, LiputanIslam.com — Bantuan kemanusiaan Rusia akhirnya sampai di kota basis pemberontakan di Ukraina timur, Luhansk, Jumat (22/8), di tengah perselisihan yang belum menemukan titik temu antara Rusia, Ukraina dan PBB mengenai bantuan tersebut.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia RIA Novosti, hari Jum’at kemarin truk-truk pembawa bantuan Rusia menerobos wilayah Ukraina tanpa ijin dari pemerintah Ukriana setelah Rusia menganggap Ukraina sengaja menghambatnya. Media-media barat menyebutnya sebagai “invasi”.

Dubes Rusia untuk PBB Vitaly Churkin menyebutkan, konvoi yang sampai di Luhansk tersebut membawa 69 generator, 400 ton gandum dan sereal, 340 ton daging kaleng, 30 ton garam, 100 ton gula, 60 ton susu kaleng, 80 kg teh, 679 ton air kemasan, lebih dari 62 ton makanan bayi, 84 ton obat-obatan dan 12.000 kasur.

Tidak disebutkan berapa truk yang berhasil mencapai Luhank dari sekitar 280 truk pengangkut yang dikirimkan Rusia.

Setelah truk-truk tersebut menerobos wilayah Ukraina, Sekjend PBB pun menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut.

“Kami memperhatikan dengan serius laporan-laporan tentang konvoi Rusia yang menerobos wilayah Ukraina tanpa permisi. Meski mengakui situasi kemanusiaan yang serius, tiap tindakan sepihak memiliki potensi untuk memperkeruh situasi yang sudah buruk di Ukraina timur,” kata jubir sekretariat jendral PBB Stephane Dujarric dalam pernyataannya, Jumat (22/8).

Kecaman tersebut ditanggapi Churkin dengan menuduh Ukraina sengaja tidak mau bekerjasama dengan Rusia.

“Mereka memilih tidak bekerjasama dengan kami,” kata Churkin seraya mengingatkan bahwa secara formal pada tanggal 12 Agustus lalu Ukraina sebenarnya telah menyetujui misi kemanusiaan tersebut.

Pada akhirnya Sekjend PBB mendesak “semua pihak, khususnya Ukraina dan Rusia, untuk bekerjasama dengan koordinasi masyarakat internasional, untuk menjamin bantuan kemanusiaan itu mencapai wilayah yang paling parah.”(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL