banjir bulgariaVarna, LiputanIslam.com — Setidaknya 10 orang tewas dan beberapa orang lainnya hilang setelah banjir bandang menghantam kota pelabuhan Varna di tepian Laut Hitam, Kamis (19/6).

Sebagaimana laporan BBC yang mengutip keterangan para pejabat dan penduduk lokal, banjir datang tiba-tiba dan menenggelamkan mobil-mobil di jalanan bersama orang-orang di dalamnya yang tidak menyangka datangnya banjir.

Ratusan penduduk juga terjebak di dalam rumahnya tanpa makanan dan listri, sementara ancaman banjir masih menghantui mereka karena hujan dan awan tebal yang belum berhenti sejak beberapa hari terakhir.

Banjir ini menyusul banjir yang sama di wilayah Balkan (Bosnia dan Serbia) bulan lalu yang juga memakan banyak korban jiwa.

Para pengamat cuaca menyebutkan banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, ekuivalen dengan curah hujan selama sebulan, yang jatuh dalam waktu sehari.

“Tragedi ini sangat besar. Saya berada di jalan di luar kota. Tidak ada lagi jalannya di sini. Tidak ada lagi rumah-rumah di sekelilingnya. Mobil saling bertumpuk,” kata walikota Varna Ivan Portnih sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Para petugas pemadam kebakaran dari kota Kilifarevo yang datang berhasil menyelamatkan 11 orang dari atap-atap rumah mereka, demikian kata polisi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL