anti-religion bangladeshDhaka, LiputanIslam.com — Otoritas hukum Bangladesh tengah mengkaji kemungkinan pencabutan Islam sebagai agama resmi negara itu, menyusul terjadinya sejumlah aksi kekerasan yang dilakukan kelompok-kelompok militan terhadap kaum minoritas dan orang-orang liberal.

Seperti dilaporkan media Inggris The Indpendent, akhir pekan lalu, Mahkamah Agung Bangladesh tengah melakukan kajian untuk mencabut Islam sebagai agama resmi yang telah ditetapkan sejak tahun 1988.

Bulan lalu seorang pendeta Hindu diserang hingga tewas di kuilnya di Distrik Panchgarh, dua pengikutnya juga turut terluka dalam insiden ini. Sementara tahun lalu sejumlah blogger liberal tewas diserang kelompok ekstremis.

Kelompok Jumatul Mujahedeen Bangladesh dan Ansarullah Bangla Team dipercaya telah melakukan setidaknya tujuh serangan terhadap orang-orang dari kelompok minoritas tahun lalu.

Laporan itu juga menyebutkan diduga kuat kelompok ISIS aktif melakukan perekrutan di negara ini, meski secara organisasi kelompok ini belum terbentuk di negara ini.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL