balon gasBaja, LiputanIslam.com — Sebuah balon helium yang dikemudikan oleh warga AS dan Rusia berhasil melintasi Samudra Pasifik dengan memecahkan rekor dunia lintas Pasifik.

Kedua pilot balon tersebut, warga AS Troy Bradley dan warga Rusia Leonid Tiukhtyaev berhasil mendaratkan balon “Two Eagles Balloon” mereka di Baja, Mexico, Sabtu (31/1). Mereka berangkat dari Jepang pada tanggal 25 Januari. Demikian BBC News melaporkan, Minggu (1/2).

Secara keseluruhan balon tersebut telah terbang sejauh 6.646 mil atau 8.383 km selama 137 jam. Demikian kedua pilot tersebut mengklaim. Hal itu sekaligus sebagai pemecahan rekor dunia lintas Pasifik dengan menggunakan balon gas.

“Tim balon Two Eagles dengan senang melaporkan bahwa balon tersebut telah mendarat dengan selamat di Pantai Baja dekat La Poza Grande,” demikian pernyataan jubir tim tersebut kepada pers.

“Balon tersebut dalam kondisi stabil dan masih mengambang di udara dan kedua pilot dalam kondisi baik,” tambahnya.

Balon tersebut berangkat dari Jepang hari Minggu (25/1) dengan tujuan awalnya adalah Kanada atau AS. Namun karena perubahan cuaca, mereka memutuskan memutar arah ke Mexico. Sebuah kapal nelayan telah menunggu mereka saat mendarat di pantai Mexico.

Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa pendaratan tersebut dianggap legal untuk diakui dalam catatan rekor dunia penerbangan balon. Rekor sebelumnya tercipta tahun 1981 selama 138 jam 45 menit dengan jarak tempuh 5.260 mil.

Balin gas helium termasuk jenis balon yang sulit dikendarai dengan pilotnya harus mengandalkan kecepatan angin dan perubahan ketinggian. Untuk turun, mereka harus melepaskan sebagian gas ke udara, sedang untuk naik mereka harus melepaskan karung-karung pasir.

Namun balon Two Eagles dibuat dengan material yang lebih modern yang lebih menjamin keamanan dan ketahanan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL