pesawat kenyaNairobi, LiputanIslam.com — Pesawat-pesawat tempur Kenya membombardir basis-basis kelompok Al-Shabab di negara tetangganya Somalia, sebagai balasan atas aksi serangan kelompok tersebut di Universitas Garissa yang menewaskan 148 orang minggu lalu.

BBC News melaporkan, Senin petang (6/4), pesawat-pesawat tempur Kenya menyerang 2 pangkalan Al-Shabab di wilayah Gedo yang dijadikan pangkalan kelompok itu dalam serangan-serangan lintas perbatasan ke Kenya, termasuk serangan di Universitas Garissa.

Sebelumnya Presiden Kenya Uhuru Kenyatta telah menyatakan tekadnya untuk membalas serangan tersebut ‘dengan cara yang paling keras.”

Jubir militer Kenya David Obonyo mengatakan kepada BBC militer Kenya telah membalas ancaman-ancaman Al-Shabab dengan melancarkan serangan-serangan udara di wilayah terpencil tersebut pada Minggu malam (5/4).

“Pemboman-pemboman tersebut adalah bagian dari proses berkelanjutan dan tindakan terhadap Al-Shabab, yang akan terus berlangsung,” katanya dengan menambahkan bahwa dua pangkalan Al-Shabab telah dihancurkan.

Namun beberapa saksi menyebutkan kepada BBC bahwa serangan tersebut telah melukai 3 warga sipil dan merusak sejumlah bangunan warga yang jauh dari keberadaan kelompok Al-Shabab.

Sebelumnya Kenya telah berkali-kali melakukan serangan udara lintas perbatasan ke Somalia sebagai bentuk kampanye anti-terorisme. Pada tahun 2011 Kenya mengirimkan pasukannya untuk membantu regim di Mogadishu melawan kelompok-kelompok militan, termasuk Al-Shabab yang berafiliasi dengan Al Qaida. Sebagai respon, Al-Shabab pun menjadikan Kenya sebagai sasaran serangan-serangan terorisnya.

Berbagai laporan independen menyebutkan serangan-serangan udara Kenya lebih sering memakan korban warga sipil daripada kelompok Al-Shabab.

Sementara itu beberapa Gubernur dan anggota parlemen Kenya menyerukan kepada pemerintah untuk  menutup kamp pengungsi di Daddab dimana sekitar 500.000 pengungsi korban konflik di Somalia, tinggal. Mereka menuduh Al Shabab menjadikan kamp pengungsi tersebut sebagai pusat perekrutan dan komando.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL