bahan berbahayaNew Mexico, LiputanIslam.com — Otoritas Mexico menyatakan 5 negara bagian berada dalam status waspada setelah terjadinya pencurian terhadap bahan-bahan radioaktif yang berbahaya.

Kementrian Dalam Negeri Mexico menetapkan negara-negara bagian Tabasco, Campeche, Chiapas, Oaxaca dan Veracruz dalam kondisi waspada setelah diketahui sebuah kontainer berisi bahan Iridium-192 hilang dicuri pada hari Senin (13/4) di Cardenas, sebuah kota kecil di selatan negara bagian Tabasco.

“Ini adalah material yang sangat berbahaya bagi manusia jika dibongkar dari kontainernya,” demikian keterangan Depdagri Mexico seperti dilansir Russia Today, Kamis (16/4).

Laporan hilangnya bahan radioaktif itu dilakukan oleh perusahaan Garantia Radiografica e Ingenieria pada hari Senin. Kemendagri menyebutkan bahwa material itu dapat menimbulkan luka permanen jika terkena kontak dengan tubuh manusia meski dalam jangka waktu yang sebentar saja.

“Berada di dekat dengan bahan radioaktif ini selama beberapa jam atau hari, bisa menimbulkan kematian,” tambah pernyataan itu.

Luis Felipe Puente, direktur badan perlindungan publik Mexico menekankan bahwa siapapun yang menemukan bahan berbahaya itu untuk membuat pengamanan sejauh 30 meter di sekelilingnya.

Mexico telah mengalami beberapa kali insiden pencurian bahan radioaktif. Pada bulan Juli 2014, sebuah truk yang mengangkut bahan Iridium-192 dicuri di pinggiran Mexico City. Namun kemudian berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awalnya.

Pada bulan Desember 2013, sekelompok pencuri mengambil truk yang mengangkut bahan-bahan yang mengandung material radioaktif Cobalt-60. Aparat keamanan berhasil menangkap kawanan pencuri itu dan membawa 5 orang ke rumah sakit setelah terkena kontak dengan bahan berbahaya itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL