daftar2Minneapolis, LiputanIslam.comSebuah polling terbaru menunjukkan hampir setengah masyarakat Amerika percaya bahwa Palestinalah yang menduduki Israel — bukan sebaliknya.

Hal itu disebabkan media mainstream yang dikuasai oleh korporasi melancarkan propaganda negatif terhadap Palestina dan menggambarkan Israel sebagai  mercusuar demokrasi.

Setelah tragedi Holocaust, komunitas dunia yang dipimpin oleh AS dan Inggris membuat sebuah negara yang hanya diisi orang-orang Yahudi Eropa. Gerakan ini sayangnya gagal menghargai hak asasi manusia para penduduk Muslim dan Kristen di Palestina.

Dimulai pada Desember 1947, tanah dan bangunan Palestina dihancurkan untuk membangun negara Israel. Lebih dari 750,000 warga Palestina diusir dan lebih dari 10.000 orang dibunuh oleh tentara AS dan Inggris.

Mereka dan keturunan mereka yang terusir menjadi populasi pengungsi terbesar di dunia dan tidak diperbolehkan kembali ke tempat asli mereka.

Israel kini telah menjelman menjadi entitas yang mengontrol politik AS. Selain menjadi ‘wakil’ AS untuk Timur Tengah dan Afrika, Israel adalah target ekspor alat-alat militer kedua terbesar Amerika. Negara yang tidak lebih besar dari New Jersey ini menjadi aktor penting dalam industri militer AS.

Tentu tidak semua warga Amerika percaya bahwa Israel adalah korban Palestina. Sebuah studi menyebutkan 62 persen warga AS sekarang mengakui Israel mendapat terlalu banyak bantuan dari pemerintah mereka.

Di tengah masyarakat Barat pada umumnya, sudah muncul gerakan-gerakan untuk melawan Israel, antara lain Gerakan Boycott, Divestment and Sanctions  yang berupaya meruntuhkan ekonomi Israel dengan cara memboikot produk-produk negara itu.

Sebuah film dokumenter berjudul “The Occupation of the American Mind,” menguak bagaimana kampanye publik Israel telah sukses memanipulasi narasi konflik Israel-Palestina— walaupun ‘konflik’ bukanlah sebutan yang tepat, karena yang terjadi adalah kolonialisme modern,  pembersihan etnik, dan diskriminasi ras. (ra/mintpressnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL