pemukimana di bulanBrussels, LiputanIslam.com — Badan ruang angkasa Eropa (ESA) mengumukan program pembangunan pemukiman di bulan untuk tujuan wisata.

Seperti dilaporkan Sputnik News, Rabu (24/3), Direktur ESA Johann-Dietrich Wörner mengatakan pembangunan pemukiman di bulan itu akan memakan waktu sekitar 10 tahun. Saat dioperasikan, pemukiman ini bisa menampung wisatawan, ilmuwan hingga para penambang yang akan megerjakan proyek penambangan di bulan.

Dalam proposalnya, pemukiman tersebut akan dibangun di bagian kutub bulan yang diperkirakan memiliki akses ke sumber air, selain memiliki sinar matahari yang lebih lama.

Menurut Direktur ESA, petualangan ke bulan akan melalui berbagai risiko, seperti radiasi matahari, suhu ekstrim dan paparan meteorit kecil. Wisatawan bisa berpakaian biasa di dalam pemukiman, namun harus mengenakan pakaian khusus saat berjalan-jalan.

Wörner menyebutkan kandidat wisatawan pertama adalah warga negara Rusia, namun ia tidak menyebutkan identitasnya.

Proyek ini akan dibiayai bersama-sama, tidak saja oleh negara-negara Eropa dan Rusia, juga Cina, India dan Japan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL