daging babiJakarta, LiputanIslam.com — Menteri Pertanian Suswono mengatakan pihaknya telah memusnahkan 7,4 ton daging celeng yang sedianya akan dioplos dengan daging sapi di Kota Cilegon, Provinsi Banten

Mentan mengatakan pemusnahan itu dilakukan dengan cara membakar seluruh daging celeng. Daging itu merupakan hasil dari dua kali operasi penangkapan selama kurun 5 Juli 2014 sebanyak 4,5 ton dan 8 Juli 2014 sebanyak 2,9 ton.

“Sayang sekali peredaran daging celeng ternyata hampir tiga kali lipat dibanding tahun lalu,” kata Suswono lewat siaran persnya di Jakarta, Rabu (16/7).

“Masyarakat juga diharapkan waspada terhadap peredaran daging celeng,” tambah Menteri Pertanian.

Selama periode Januari-Juli 2014, Badan Karantina Pertanian telah melakukan 19 kali penggagalan upaya penyelundupan daging babi hutan di Cilegon dan Lampung.

Sementara itu, rincian tindakan karantina dari tahun 2012 hingga 10 Juli 2014 di Cilegon adalah 25.413 kg dan di Lampung sebesar 34.105 kg.

Suswono mengharapkan kepolisian, kejaksaan serta hakim dapat menghukum seberat-beratnya para penyelundup daging babi celeng.

Secara hukum, peredaran daging celeng telah diatur oleh perundang-undangan. Pemilik maupun pihak yang membantu penyelundupan daging babi hutan dapat disangkakan Pasal 31 UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Pihak yang terlibat diancam dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp. 150.000.000.(ca/ant)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL