bishop rouhaniMelbourne, LiputanIslam.com — Australia dan Iran menjalin kerjasama inteligen untuk memerangi kelompok teroris ISIS. Hal ini merupakan bentuk komitmen bersama kedua negara setelah pertemuan Manlu Australia Julie Bishop dengan Presiden Iran Hassan Rouhani di Teheran akhir pekan lalu.

Seperti dilansir Press TV, Julie Bishop mengatakan kesepakatan itu akan membantu kedua negara kedua negara dalam menangani masalah yang ditimbulkan oleh ISIS. Ia menambahkan bahwa kerjasama itu akan memungkinkan Australia mendapatkan data inteligen yang diperoleh Iran dalam operasinya melawan ISIS di Irak.

Pemerintah Australia memperkirakan sekitar 1.000 warganya telah pergi ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Pemerintah Australia menyatakan mereka sebagai ancaman keamanan domestik Australia.

“Ini adalah kesepakatan informal dimana kita dapat berbagi informasi inteligen yang akan memberikan kita informasi tentang warga Australia yang terlibat (dengan ISIS),” kata Bishop kepada media Australia ABC News, Minggu (19/4).

“Saya percaya bahwa Iran memiliki informasi yang kita butuhkan dan mereka sangat setuju untuk membaginya kepada kita,” katanya lagi seraya menambahkan bahwa Austrlia telah berusaha menjajaki kerjasama dengan Iran sejak tahun 2014.

Pada akhir pekan lalu lima remaja ditangkap atas dugaan handak melakukan serangan dalam sebuah acara peringatan Perang Dunia I.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL