balibo5-420x0Melbourne, LiputanIslam.com — Polisi Australia akhirnya menghentikan penyidikan kasus kematian 5 wartawan Australia, Inggris dan Selandia Baru, di Timor Leste tahun 1975 yang dikenal dengan kasus “Balibo Five”.

Polisi mengatakan bahwa “tidak ada bukti cukup” untuk membuktikan tuduhan. Demikian laporan BBC News, Selasa (21/10).

Pada tahun 2007 seorang ahli forensik Australia mengatakan bahwa kelima wartawan itu dibunuh oleh pasukan khusus Indonesia (Kopassus) di kota Balibo, ketika terjadi operasi militer oleh Indonesia. Media-media menyebut pembunuhan itu dimaksudkan untuk menutup-nutupi tindakan invasi militer Indonesia di Timor Leste.

Pemerintah Indonesia sendiri membantah melakukan pembunuhan itu dan menyebutnya sebagai korban tembak-menembak yang tidak disengaja.

Kepolisian Federal Australia (AFP) mulai melakukan penyelidikan resmi atas kasus kematian Greg Shackleton, Tony Stewart, Brian Peters, Malcolm Rennie, dan Gary Cunningham pada tahun 2009.

Indonesia sendiri menolak penyelidikan itu dan menyebutkannya sebagai ancaman bagi hubungan baik kedua negara.

Penyelidikan dilakukan setelah pengadilan koroner menyebutkan bahwa kematian kelima wartawan itu disebabkan oleh tindakan sengaja dengan tembakan atau tikaman senjata tajam. Pengadilan juga menetapkan 3 perwira senior Kopassus sebagai penanggungjawab tindakan itu.

Dalam sebuah pernyataan kepolisian federal mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam atas kasus ini.

AFP menyebutkan telah menghubungi keluarga korban selama “proses penyelidikan yang sulit dan komplek”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL