australia commomerateMelbourne, LiputanIslam.com — Pemerintah Australia menggelar upacara penghormatan terkhir kepada para korban kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH17, Kamis (7/8).

Dengan dipimpin oleh PM Tony Abbott, penghormatan diberikan kepada 38 warga Australia yang menjadi korban kecelakaan tanggal 17 Juli lalu di Ukraina timur, yang menewaskan 298 penumpang dan awak pesawat.

Upacara berlangsung di Katedral St Patrick di Melbourne dengan dihadiri keluarga korban dan para pejabat. Demikian laporan BBC News.

“Akan ada waktunya untuk mengadili yang bersalah, namun hari ini kita memberikan penghormatan kepada mereka yang meninggal dan berbagi kesedihan dengan keluarga yang ditinggalkan,” kata Abbot dalam pidatonya.

“Kami tidak bisa membawa mereka kembali namun kami akan membawa mereka kembali sebisa mungkin dan kami mendedikasikan kembali diri kami untuk memberikan dukungan kepada mereka yang berduka untuk mendapatkan keadilan bagi yang meninggal dan bagi keluarganya dan bekerja untuk dunia yang lebih baik,” tambah Abbott.

Sebagai peringatan, bendera setengah tiang juga dikibarkan di seluruh negeri.

Paul Guard yang kehilangan kedua orang tuanya dalam musibah itu mengatakan kepada ABC News bahwa dirinya berharap kecelakaan itu menjadi pendorong terjadinya gencatan senjata atas konflik di Ukraina timur.

Upacara dilangsungkan beberapa jam setelah perdana menteri Belanda Mark Rutte mengumumkan penundaan pencarian sisa jenasah karena terjadinya pertemuran di lokasi kecelakaan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL