Damaskus, LiputanIslam.com–Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa Donald Trump bukan pemimpin politik independen,  namun hanyalah “boneka” korporasi-korporasi, militer, dan badan intelijen AS. Komentar itu ia katakan dalam wawancara dengan TeleSUR TV.

“Trump tidak punya kebijakan miliknya sendiri, namun hanya mengeksekusi keputusan yang dibuat oleh badan intelijen, Pentagon, produsen senjata perang, perusahaan minyak, dan institusi finansial,” kata  Assad.

“Seperti yang kita lihat dalam beberapa minggu terakhir, dia mengubah retorikanya dan menempatkan dirinya di bawah negara bayangan Amerika, bukan rezim Amerika,” tambahnya.

Komentar ini dilontarkan atas fakta bahwa Trump berkuasa di AS dengan janji akan melepaskan kebijakan intervensionis dari pemerintahan sebelumnya, namun nyatanya dia melupakan janjinya tersebut dan memerintahkan serangan rudal ke Suriah.

Assad menegaskan, ini bukan hal yang baru karena “kebijakan [intervensionis] telah digunakan AS selama berpuluh-puluh tahun.”

“Inilah karakter politisi Amerika: mereka berbohong untuk hal-hal paling dasar…Itulah mengapa kita tidak boleh percaya apa yang diucapkan Pentagon atau institusi AS lainnya karena mereka mengatakan hal-hal yang mendukung kebijakan mereka, bukan yang merefleksikan realitas dan fakta di lapangan,” ujar Assad. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL