gorbachev reaganWashington, LiputanIslam.com — AS menuduh Rusia telah melanggar perjanjian nuklir antara kedua negara, dengan melakukan percobaan rudal jelajah nuklir. Demikian pernyataan pejabat senior AS.

Seperti dilaporkan BBC, Selasa (29/7), pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya itu tidak menyebutkan keterangan lebih rinci tentang tuduhan tersebut, namun ia menyatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan Rusia sebagai “sangat serius”.

Di tengah-tengah ketegangan antara AS dan Rusia terkait dengan krisis Ukraina dan penembakan pesawat Malaysia Airlines MH-17, tuduhan tersebut memiliki korelasi yang sangat kuat. Seperti dilaporkan, berkali-kali para pejabat AS menuduh Rusia turut bertanggungjawab atas tertembaknya pesawat MH-17. Panglima militer AS bahkan menyebutkan pihaknya tengah mengkaji langkah militer terhadap Rusia.

Perjanjian nuklir bilateral kedua negara melarang rudal-rudal nuklir jarak menengah dengan jangkauan antara 500 hingga 5.500 km.

“Kami mendesak Rusia untuk kembali ke mengikuti kewajiban yang diatur dalam perjanjian dan untuk menghilangkan semua hal yang dilarang dengan cara yang bisa diverifikasi,” kata pejabat tersebut.

Pejabat tersebut menegaskan bahwa Presiden AS Barack Obama telah mengirim surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin tentang masalah itu.

Ini adalah pertama kalinya dimana seorang pejabat AS mengeluarkan tuduhan secara terbuka terkait isu perjanjian kedua negara, meski sebenarnya isu itu telah menjadi hal biasa.

Pada bulan Januari New York Times malaporkan bahwa AS meyakini bahwa Rusia telah memulai percobaan rudal jelajah nuklir jarak menengah sejak tahun 2008. Saat itu pejabat kemenlu AS mengatakan bahwa hal itu masih dalam pembahasan mereka.

Pada tahun 1987 Presiden Ronald Reagan dan pemimpin Rusia Mikhail Gorbachev menandatangani perjanjian nuklir bersejarah yang secara efektif mengakhiri era Perang Dingin antara blok AS-NATO dengan Uni Sovyet-Pakta Warsawa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL