su-27 cinaTokyo, LiputanIslam.com — AS memprotes Cina atas tindakan pesawat tempur Cina terhadap pesawat pengamat AS di wilayah udara dekat Pulau Hainan yang disebut sebagai “berbahaya dan tidak profesional”.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, pemerintah AS , Jumat (22/8), mengeluarkan pernyataan keras atas insiden yang disebutnya sebagai “sergapan berbahaya” oleh pesawat tempur SU-27 Cina terhadap pesawat pengamat AL AS.

Jubir kemenhan AS Rear Admiral John Kirby menyebut, pesawat tempur Cina tersebut hanya berjarak 10 meter dari pesawat AS saat pesawat tersebut terbang di wilayah internasional dalam misi pengamatan.

Ini adalah insiden keempat yang melibatkan pesawat-pesawat kedua negara di kawasan Pasifik sejak Maret lalu. Sejauh ini belum ada respon dari pemerintah Cina atas protes AS terakhir ini.

Kirby menyebutkan insiden terjadi hari Selasa (19/8) ketika pesawat pengintai P-8 Poseidon milik AL AS berpatroli di dekat Pulau Hainan, Cina, namun masih di wilayah udara internasional. Pesawat tersebut tiba-tiba disergap oleh pesawat SU-27 Cina dengan manuver yang dianggap berbahaya.

“Kami telah mencatatkan keprihatinan serius kami kepada Cina tentang aksi penyergapan yang tidak profesional dan berbahaya dan juga tindakan pilot-pilot yang tidak sesuai dengan kaidah penerbangan internasional,” kata Kirby seraya menekankan bahwa tindakan pilot pesawat Cina tersebut telah mengganggu hubungan militer kedua negara.

Kirbi menyebutkan pesawat Cina tersebut mendekati pesawat AS sebanyak 3 kali. Dalam satu manuver, pesawat tempur Cina tersebut bahkan melakukan gerakan “a barrel roll” untuk memamerkan persenjataan yang dibawanya.

Pada bulan Desember tahun lalu bahkan terjadi insiden lebih serius ketika kapal perang Cina nyaris bertabrakan dengan kapal perang AS di Laut Cina Selatan. Insiden ini terjadi tidak lama setelah Cina mengumumkan Air Defence Identification Zone (ADIZ) baru yang ditolak AS dan sekutu-sekutu regionalnya di Asia Timur.

Namun insiden paling berbahaya terjadi tahun 2001 ketika sebuah pesawat tempur Cina bertabrakan dengan pesawat pengamat EP-3 AS yang menewaskan pilot Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL