Washington, LiputanIslam.com–Sebuah indeks terbaru yang dirilis minggu ini menunjukkan buruknya situasi demokrasi di Amerika Serikat.

Berdasarkan Indeks Demokrasi 2018 dari Economist Intelligence Unit, AS bahkan tidak masuk ke 20 negara terbaik dalam berdemokrasi. AS jatuh ke posisi ke-25.

Ranking ini didasarkan 60 indikator dari lima kategori saling terkait: proses pemilu dan pluralisme; kebebasan sipil; keberfungsian pemerintahan; partisipasi politik; dan budaya politik. Setiap kategori mendapat skor 0-10, dan skor final diambil dari dari rata-rata dari kelima kategori tersebut.

Negara-negara yang masuk ranking atas adalah Norwegia, Islandia, Swedia, New Zealand, dan Denmark. Masing-masing negara ini dinyatakan memiliki “demokrasi penuh,” dengan skor di atas 9,22. Sementara AS hanya mendapat skor akhir 7,96, dan disebut memiliki “demokrasi cacat”.

Menurut analisis dari peneliti indeks, posisi bawah AS ini diakibatkan sebagian besar kebijakan utama pada 2018 seperti eskalasi perang dagang dengan Cina, hubungan diplomatik dengan Korea Utara; dan deregulasi industri energi, pertambangan, dan otomotif — tidak memerlukan persetujuan kongres, serta alasan-alasan lainnya. (ra/mintpress)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*