Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley di AIPAC 2017

New York, LiputanIslam.com–Duta AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan, pemerintahan Donald Trump tidakan akan mengizinkan orang Palestina menduduki posisi besar di PBB sampai pemerintah Palestina mau berkooperasi dengan Israel.

Haley mendeklarasikan pernyataan tersebut pada Senin (27/03/2017) dalan gelaran Konferensi Komite Hubungan Amerika-Israel (AIPAC) 2017.

Washington baru-baru ini melarang penunjukan mantan Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad menjadi pemimpin dalam misi politik PBB di Libya.

Haley menambahkan bahwa AS tidak senang atas keputusan Sekjen PBB Antonio Guterres menunjuk Fayyad sebagai representatif spesial PBB di Libya.

“Jadi ketika mereka [PBB ] memutuskan untuk menaruh seorang Palestina [Fayyad] di posisi tertinggi, kami mangatakan tidak, dan kami memecatnya. Itu tidak berarti dia pria yang buruk. Itu bukan berarti dia tidak bersikap baik terhadap Amerika,” jelas Haley kepada AIPAC.

“Itu artinya bahwa sampai pemerintah Palestina mau berkooperasi [dengan Israel]… tidak ada yang gratis untuk Palestina [di PBB],”

Haley juga menegaskan bahwa AS tidak akan mengizinkan adanya “pengecaman terhadap Israel” di PBB.

“Saya ingin mereka tahu bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi lagi. Masa-masa pengecaman terhadap Israel sudah berakhir.” (ra/mintpressnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL