Dusa walking with Hagel upon his arrival to visit Vella Gulf in ConstantaKiev, LiputanIslam.com — Menyusul pernyataan Presiden Barack Obama untuk menyediakan bantuan $1 miliar untuk meningkatkan peran NATO di Eropa timur, Menhan AS Chuck Hagel hari Kamis (5/6) mengumumkan bahwa AS akan meningkatkan kekuatan militernya di kawasan Laut Hitam.

Hagel tengah berada di Rumania, anggota NATO yang telah mendesak AS untuk meningkatkan kehadirannya di Eropa timur menyusul terjadinya konflik di Ukraina dan bergabungnya Krimea dengan Rusia. Sejak itu Rumania pun aktif terlibat dalam latihan-latihan militer dengan AS dan berjanji untuk meningkatkan anggaran militernya.

Menurut laporan kantor berita Inggris Reuters program $1 miliar Presiden Obama memungkinkan keberadaan kekuatan militer AS yang lebih kuat di Laut Hitam.

Pernyataan Hagel tersebut disampaikan di atas geladak kapal perang jelajah rudal USS Vella Gulf, yang telah berada di Laut Hitam selama 2 minggu. Ini adalah kapal perang ke-4 AS yang memasuki Laut Hitam sejak terjadinya krisis di Ukraina.

Hagel juga bertemu dengan Menhan Rumania Mircea Dusa yang mendukung kehadiran kapal-kapal perang AS demi menjaga “keamanan”.

“USS Vella Gulf adalah representasi nyata dari komitmen AS atas kemanan di kawasan ini,” kata Hagel sebagaimana dikutip Associated Press.

Sebelumnya pada hari Rabu (4/6) Presiden Obama di Polandia menjanjikan bantuan keamanan senilai $1 miliar untuk meningkatkan kehadiran militer AS di Eropa timur. Obama juga menjanjikan lebih banyak pasukan AS akan memulai pergantian di kawasan Eropa timur dan meningkatkan bantuan pelatihan bagi sekutu-sekutu NATO.

“Berdasar situasi di Ukraina saat ini, kami juga telah meningkatkan kehadiran kami. Kami mulai merotasi tambahan pasukan dan pesawat-pesawat F-16 ke Polandia, untuk membantu pasukan kami mendukung misi-misi udara NATO,” kata Obama.

Namun sementara komitmen Obama tersebut disambut gembira negara-negara Eropa timur, Rusia mengecam langkah NATO meningkatkan kekuatannya di dekat perbatasan Rusia dan menuduh NATO juga bertanggungjawab atas krisis di Ukriana.

“NATO menyediakan bagi Kiev bantuan teknis, sehingga mendorong tindakan-tindakan kekerasan (oleh Ukraina). Maka NATO turut bertanggungjawab atas eskalasi ketegangan dan hancurnya upaya diplomatik,” kata utusan Rusia di NATO, Aleksandr Grushko, Kamis (5/6).(ca/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL