California, LiputanIslam.com–Amerika Serikat sama sekali tidak berniat menegakkan demokrasi di Venezuela, dan alih-alih ingin melakukan kudeta ala Pinochet di sana. Demikian kata Professor Dennis Etler, seorang analis politik Amerika yang sejak lama berkecimpung dalam ilmu hubungan internasional.

Pernyataan ini dikatakan Etler dalam wawancara dengan Press TV pada Selasa (29/8/17) dalam pembicaraan menyenai Wakil Presiden AS Mike Pence yang baru-baru ini mengatakan bahwa AS akan menggunakan “kekuatan ekonomi dan diplomatik” untuk mengembalikan demokrasi di Venezuela.

Pada awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump sudah menegaskan rencananya untuk menyerang Venezuela dengan militer demi menegakkan demokrasi di sana.  “Kami punya banyak opsi untuk Venezuela, termasuk opsi militer, jika diperlukan.”

Namun, menurut penilaian Professor Etler, “AS tidak tertarik pada demokrasi di Venezuela atau di negara manapun di dunia. Mereka hanya ingin mnegembalikan hegemoni yang hilang di Amerika Latin.”

“AS akan mendukung kudeta ala Pinochet di Venezuela dengan segara,” lanjut Professor Anthropology di Universitas Cabrillo, Aptos, California, itu. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL