Washington, LiputanIslam.com—
Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warga AS yang hendak melakukan perjalanan ke Eropa. Peringatkan ini diberikan setelah terjadi berbagai serangan teroris di kawasan tersebut.

“Ketika pemerintah AS terus melakukan operasi kontraterorisme, Deplu AS tetap khawatir tentang potensi serangan teror di masa mendatang,” deminikan pernyataan Deplu AS pada Senin (1/05/2017).

“Warga AS harus selalu siap siaga atas serangan teroris atau ekstrimis radikal,” tambah mereka.

Dalam beberapa waktu terakhir, serangan teror di kawasan Eropa semakin meningkat. Beberapa di antaranya terjadi di Prancis, Rusia, Swedia, dan Inggris.

Deplu AS menambahkan, tempat-tempat seperti mall, fasilitas pemerintah, hotel, klub malam, restoran, tempat ibadah, taman bermain, dan bandara dapat menjadi target serangan.

Sebelumnya, pemerintah AS memperkirakan terdapat 1.900 teroris yang kembali ke Eropa setelah berperang di Irak dan Suriah. Beberapa dari mereka diperkirakan masih terhubung dengan kelompok teroris seperti ISIS. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL