godane2Mogadishu, LiputanIslam.com — Departemen Pertahanan AS (Pentagon) memastikan bahwa pemimpin kelompok al-Shabab, Ahmed Abdi Godane, telah tewas dalam serangan militer AS awal minggu ini.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Jumat (5/9) petang, dalam pernyataan itu disebutkan al-Shabab sebagai kelompok terafiliasi Al Qaida terbesar di Afrika”.

“Kematiannya (Godane) mencerminkan keberhasilan kami di bidang inteligen, militer dan penegakan hukum,” demikian Jubir Pentagon Rear Admiral John Kirby menyebutkan.

Serangan udara yang menewaskan Godane itu terjadi Senin malam (1/9) di selatan ibukota Somalia, Mogadishu. Pada hari Jumat (5/9) Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamed menyerukan kepada anggota Al Shabab untuk menyerahkan diri demi mendapatkan amnesti.

Godane adalah salah seorang teroris buronan terbesar AS dengan imbalan $7 juta kepada siapapun yang bisa memberikan informasi keberadaannya. Pada tahun 2013 kelompoknya ini melakukan serangan nekad terhadap kompleks perbelanjaan Westgate di ibukota Kenya, Nairobi yang menewaskan 67 orang.

Analis politik Somali Nuur Mohamud Sheekh mengatakan kepada BBC bahwa kematian Godane menjadi “pukulan keras” bagi kelompok Al Shabab.

“Ini akan berdampak buruk terhadap moral anggota-anggotanya, namun tidak akan menghentikan kelompok ini dalam jangka pendek maupun  menengah,” katanya, menyebut saat ini tidak ada kandidat pengganti yang tepat.

AS terlibat dalam konflik di Somalia dengan mendukung pasukan pemerintah dan Uni Eropa mengusir kelompok-kelompok militan dari ibukota Mogadishu dan kota-kota lainnya pada tahun 2011.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL