Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS mulai menerapkan larangan perjalanan kontroversial bagi enam negara bermayoritas Muslim meski mendapat pertentangan dari banyak pihak.

Larangan ini diberlakukan pada Kamis (29/6/17) malam, setelah Pengadilan Tinggi AS mengizinkan pemerintah Presiden Donald Trump melanjutkan kebijakan ini.

Larangan ini diberikan kepada warga negara dari Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman.

Berdasarkan aturan baru ini, penduduk dari enam negara ini yang tidak memiliki hubungan dengan orang atau suatu kelompok di Amerika akan ditolak memasuki negara. Sebaliknya, mereka yang dapat membuktikan memiliki hubungan dengan orang atau suatu kelompok di AS akan diberikan izin.

Ini artinya, penduduk dari 6 negara ini yang tidak punya hubungan keluarga atau bisnis di Amerika akan ditolak visanya.

“Kami berharap aturan ini berlaku pada jam 8 malam ini,” ujar seorang pejabat  Departemen Keamanan Dalam Negeri pada Kamis.

“Orang-orang kita sudah sangat siap untuk [mengatur] ini.” tambahnya (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL