american-muslims_full_600Washington, LiputanIslam.com — Pemerintah AS dikabarkan telah melakukan aksi mata-mata terhadap tokoh-tokoh muslim. Demikian informasi yang diberikan oleh mantan pegawai dinas inteligen AS yang membelot, Edward Snowden.

Hal tersebut disampaikan oleh jurnalis investigatif Glenn Greenwald dan Murtaza Hussain kepada The Intercept. Menurut keterangan keduanya, sebagaimana dikutip CNN, Kamis (10/7), Snowden telah memberikan kepada mereka data-data tentang aksi mata-mata yang dilakukan dinas inteligen AS terhadap setidaknya 5 tokoh Islam AS selama tahun 2002 hingga 2008.

Kelima tokoh muslim itu adalah pengacara dan aktifis Partai Republik Faisal Gill, pengacara Asim Ghafoor, profesor ilmu Hubungan Internasional Hooshang Amirahmadi; aktifis HAM Agha Saeed, dan Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Affairs Nihad Awad. Mereka tampak dalam daftar individu-individu yang berada di bawah program pengawasan lembaga-lembaga keamanan dan inteligen NSA, CIA atau FBI.

Daftar tersebut memperlihatkan lebih dari 7.000 alamat e-mail milik orang-orang meliputi warga AS dan warga asing yang diduga terkait dengan kegiatan terorisme. Namun ternyata kelima tokoh Islam tersebut di atas, masuk ke dalam daftar pengawasan meski tidak pernah terduga memiliki kaitan dengan terorisme.

Dua dari mereka, Gill dan Ghafoor, mengatakan kepada CNN bahwa mereka menjadi target pengawasan hanya karena menjadi muslim, dan itu dianggap sebagai pelanggaran HAM.

“Saya tidak bisa berfikir tentang alasan lainnya,” kata Gill.

“Sudah pasti, tidak ada alasan lain,” tambah
Ghafoor.

Gill mengatakan bahwa ia memiliki izin keamanan untuk bekerja di Departemen Keamanan Internal.

“Itulah sebabnya reaksi pertama saya adalah terguncang dan terkejut karena tidak ada latar belakang saya yang bisa membuat aparat keamanan untuk mencurigai saya terkait kegiatan terorisme,” kata Gill lagi.

Ghafoor adalah seorang pembela yang selama ini sering mendampingi tersangka terorisme. Sedangkan Gill pernah bekerja di angkatan laut dan kemudian menjadi penasihat senior di Departemen Keamanan Internal di bawah pemerintahan Presiden George W. Bush.

Gill juga pernah bekerja sebagai jubir American Muslim Council, yang pendirinya, Aldurahman M. Alamoudi dipenjara selama 23 tahun karena terkait organisasi terorisme.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL