Washington, LiputanIslam.com–Dua kapal perang AS telah sampai di pelabuhan Hamad, Doha, untuk mengikuti latihan gabungan militer dengan Angkatan Laut Qatar di tengah ketegangan yang terjadi antara negara-negara Arab.

Menurut laporan dari kantor berita QNA pada Rabu (13/7/17), awak kapal dari kedua kapal ini disambut oleh petugas kelautan Qatar.

Pada awal bulan ini, Arab Saudi, Bahrain, Egypt dan United Arab Emirates (UAE) memutus hubungan diplomatik dengan Qatar dan memblokir semua jalur darat, udara, dan laut ke negara itu.

Masih belum jelas apakah pengiriman kapal ini sudah direncanakan sebelum adanya ketegangan di kawasan, atau apakah ini merupakan tanda dukungan AS kepada Qatar.

Pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah berlokasi pangkalan al-Udeid, Qatar, dengan jumlah 11.000 tentara. Pangkalan ini juga merupakan markas besar Komando Militer Pusat AS untuk serangan ke Suriah, Irak dan Afghanistan.

Pada hari Rabu lalu, Menteri Pertahanan Qatar mengumumkan bahwa Doha telah menandatangani pembelian jet perang 36 F-15 dari AS seharga $12 milyar.

Berdasarkan informasi dari sebuah sumber, Menteri Pertahanan AS James Mattis dan beberapa wakil Qatar bertemu untuk menandatangani perjanjian terkait jet perang.

Perjanjian ini dilakukan meski sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengklaim Qatar mendukung terorisme. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL