wargthogBerlin, LiputanIslam.com — AS telah mengirim 12 pesawat serbu darat A-10 Thunderbolt II dengan 300 awak pendukungnya ke Jerman dengan dalih latihan militer, pada saat hubungan barat dengan Rusia memanas terkait konflik Ukraina.

Pesawat yang terkenal dengan julukan “Warthog” atau babi hutan, karena kehandalannya itu telah diberangkatkan minggu lalu dari pangkalan AU Davis-Monthan Air Force Base. Kini pesawat-pesawat itu telah berada di pangkalan AU Spangdahlem Jerman dan berada di bawah komando Operation Atlantic Resolve.

Lt. Col. Christopher Karns, jubir AU AS di Kemenhan AS mengatakan bahwa pesawat-pesawat itu untuk selanjutnya akan ditempatkan di negara-negara NATO yang berada di Eropa Timur, seperti Polandia, untuk meningkatkan kemampuan tempur NATO di wilayah tersebut, sekaligus menunjukkan komitmen AS untuk menjaga keamanan sekutu-sekutunya di Eropa timur. Demikian pernyataan Karns seperti dilansir situs military.com akhir pekan lalu.

Pesawat A-10 dikenal dengan keunggulannya dalam menghancurkan peralatan-peralatan militer lawan di darat melalui pertempuran jarak dekat yang tidak bisa dilakukan secara efektif oleh pesawat-pesawat tempur udara biasa. Selain roket-roket anti-tank, pesawat ini juga dilengkaki meriam anti-tank.

Perkembangan ini berlangsung setelah parlemen AS setuju bagi pemberian bantuan militer senilai $1 miliar kepada Ukraina sampai tahun 2017. “Bantuan” itu akan memungkinkan militer Ukraina untuk mendapatkan “pelatihan, senjata mematikan, dukungan logistik, suplai dan jasa”, demikian laporan itu menyebutkan.

Rencana itu tentu saja dikecam Rusia yang menyebut hal itu akan mengacaukan situasi di Ukraina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL