f35Washington, LiputanIslam.com — AS kembali meng-“grounding”, atau menghentikan sementara operasi semua armada pesawat tempur F-35, setelah terjadinya sebuah insiden kebakaran.

Sebagaimana dilaporkan CNN , Jumat (4/7), Departemen Pertahanan AS kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyabab kebakaran sebuah pesawat F-35 saat hendak tinggal landas di Eglin Air Force Base, Florida tanggal 23 Juni lalu.

Informasi lebih mendalam mengenai insiden tersebut masih dirahasiakan.

“Penyebab utama insiden ini masih dalam penyelidikan. Pemeriksaan tambahan atas mesin-mesin F-35 telah dikeluarkan, dan perintah untuk kembali terbang akan ditentukan oleh hasil penyelidikan,” kata Jubir Dephan AS Rear Admiral John Kirby, Kamis (3/7).

Tahun lalu Dephan AS juga menghentikan sementara operasional pesawat-pesawat F-35 setelah ditemukan keretakan pada satu bagian mesin melalui pemeriksaan rutin di Kalifornia.

F-35 merupakan pesawat tempur satu kursi generasi kelima, yaitu pesawat tempur handal dengan kemampuan menghindar dari layar radar. Pesawat ini didisain untuk menjadi tulang punggung angkatan udara, marinir dan angkatan laut AS dan sekutu-sekutunya.

Namun sejak pertama kali resmi dioperasikan akhir tahun 2006, pesawat ini banyak mengalami masalah teknis sehingga menghambat penyebaran pesawat terbang ini di jajaran militer AS dan sekutu-sekutunya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL