White House Deputy Press Secretary Josh Earnest Holds Daily BriefingWashington, LiputanIslam.com — Pemerintah AS secara resmi mengecam tindakan Israel yang telah melakukan serangan terhadap fasilitas-fasilitas milik PBB dengan menyebutnya sebagai tindakan yang “sama sekali tidak bisa diterima”.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (31/7) waktu setempat, jubir kantor kepresidenan (Gedung Putih) Josh Earnest mengatakan, “Pemboman terhadap fasilias PBB yang menjadi tempat perlindungan warga sipil tidak bersalah adalah sangat tidak bisa diterima.”

Ini adalah kritikan terkeras AS terhadap Israel selama konflik di Gaza sejak bulan Juli lalu. As juga mendesak Israel untuk melakukan langkah-langkah lebih baik untuk melindungai warga sipil.

Meski kecaman itu tidak merinci tentang tindakan Israel yang dianggap “tidak bisa diterima”, diduga kuat hal itu terkait dengan serangan Israel terhadap sebuah sekolah yang dioperasikan oleh PBB sebagai tempat perlindungan di bagian utara Jalur Gaza dihantam serangan udara Israel, Rabu pagi (30/7). Serangan yang menewaskan 16 orang itu memicu kemarahan seluruh dunia.

Sejak Israel melancarkan serangannya di Gaza tanggal 8 Juli lalu sebanyak 1.422 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 8.000 mengalami luka-luka, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil. Angka tersebut lebih besar dari korban tewas akibat serangan Israel atas Gaza akhir tahun 2008 hingga awal 2009. PBB juga menyebutkan sekitar 1/4 warga Palestina kehilangan tempat tinggalnya.

Di sisi lain Israel secara resmi mengakui 56 tentara dan 2 warga sipilnya tewas selain seorang warga Thailand di Israel yang ikut tewas oleh serangan balasan pejuang Palestina. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari angka kematian personil militer Israel dalam operasi militer tahun 2008/2009.

Israel mengklaim operasi militer yang dilancarkan di Gaza bertujuan mencegah serangan-serangan roket pejuang Palestina ke Israel meski faktanya tujuan itu tidak pernah tercapai karena serangan-serangan roket pejuang Palestina terus saja menghujani Israel.

Israel juga mengklaim berhasil menghancurkan sekitar 70-80% jaringan terowongan milik pejuang Palestina yang digunakan untuk menyerang Israel.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL