Washington, LiputanIslam.com—Menlu AS, Rex Tillerson, mengatakan bahwa Amerika tidak berniat mengganti rezim di Korea Utara, dan alih-alih ingin melakukan dialog dengan pemerintah Pyongyang untuk meredakan ketegangan.

“Kami tidak berniat mengubah rezim; kami tidak berniat menggulingkan rezim; kami tidak mencari-cari alasan untuk mengirim militer kami ke [Korea] utara…,”kata Tillerson kepada reporter di Washington DC pada Selasa (1/8/17).

Meski pemerintah AS berkali-kali melemparkan ancaman militer untuk menghentikan program nuklir  Korut, Tillerson menegaskan bahwa AS sebenarnya ingin meyakinkan negara itu bahwa “kami bukan musuh kalian,… kami bukan ancaman kalian.”

Namun, katanya, Korut terus-menerus memberikan “ancaman yang tak dapat diterima” kepada AS, yang menyebabkan Washington merespon dengan cara seperti itu.

Meskipun begitu, Tillerson berharap Washington dan Pyongyang dapat menyelesaikan isu ini melalui negosiasi.

“Kami ingin duduk dan berdialog dengan mereka tentang masa depan yang akan memberikan keamanan dan kemakmuran ekonomi yang mereka cari,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa “hanya Korea Utara yang bisa disalahkan atas situasi ini,” dan bahwa Cina harus menekan Korut sebagai tetangga mereka untuk menghentikan ambisi nuklir yang berkepanjangan. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL