Pyongyang, LiputanIslam.com–Pesawat bomber supersonic milik AS terbang di atas Semenanjung Korea bersama dengan jet tempur milik Jepang dan Korea Selatan sebagai bentuk ancaman kepada Korea Utara.

US Pacific Air Forces mengumumkan laporan ini pada Minggu (39.7.17). Jet-jet tersebut terbang dari pangkalan udara Guam dan diikuti oleh jet Jepang dan Korsel.

Misi bilateral 10-jam itu merupakan respon dari ujicoba rudal antar benua (ICBM) yang dilakukan Pyongyang pada Jumat lalu.

“Korea Utara tetap menjadi ancaman paling mendesakan untuk stabilitas regional,” kata Komandan Pacific Air Forces, Terrence J. O’Shaughnessy.

Sebelumnya, pemerintah Korsel mengaku memiliki kemampuan untuk menyerang tanah Amerika, dan klaim tersebut terbukti atas suksesnya ujicoba ICBM Jumat lalu.

“Ujicoba ICBM yang sukses adalah kemenangan besar yang menyebabkan pukulan berat bagi imperialis AS yang [menginginkan] hancurnya martabat DPRK [Kedaulatan Rakyat Republik Korea],” kata peneliti di State Academy of Sciences, Kim Yu Chol, kepada media KCNA.

Pyongyang sendiri menegaskan mereka akan membalas segala bentuk agresi yang dilakukan AS dan sekutu-sekutu regionalnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL