latihan perang malabarNew Delhi, LiputanIslam.com — AS, India dan Jepang akan menggelar latihan militer gabungan di Teluk Bengala, India, di tengah peringatan dari Cina. Latihan bersandi ‘Malabar’ itu berlangsung selama 6 hari.

Menurut pernyataan bersama pejabat militer ketiga negara peserta latihan perang, latihan ini akan melibatkan sejumlah kapal perang, kapal induk, dan kapal selam. Latihan ini dimulai sejak hari Sabtu (17/10) lalu.

Amerika menyertakan kekuatan terbesar dalam latihan ini dengan mengirim kapal induk USS Theodore Roosevelt, sebuah kapal jelajah rudal dan sebuah kapal selam bertenaga nuklir.

“Ini adalah operasi laut yang sangat komplek antara AL AS, India dan Jepang. Dengan latihan ini kami mendapatkan kesempatan besar bagi ketiga angkatan laut untuk menggelar operasi bersama dalam spektrum kelautan yang luas,” kata komandan USS Theodore Roosevelt, Craig Clapperton.

Selain menggelar latihan manuver laut dan udara, “Akan ada operasi-operasi keamanan laut, operasi-operasi lintas batas dan penangkapan, latihan-latihan pertahanan udara dan tentu saja sejumlah operasi anti-kapal selam,” tambah Clapperton seperti dilansir Press TV, Senin (19/10).

Sementara itu koran berpengaruh Cina, the Global Times, dalam editorialnya mengancam India atas langkahnya melibatkan diri dalam aliansi anti-Cina.

“Hubungan Cina-India adalah sangat baik dan hubungan yang sehat sangat menguntungkan kedua negara. India harus menolak tegas setiap upaya untuk menjerumuskannya ke dalam aliansi anti-Cina,” tulis the Global Times.

Sebelumnya latihan rutin tahunan ini hanya diikuti oleh India dan AS. Namun sejak tahun ini Jepang menjadi peserta permanen.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL