Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS mengenakan sanksi kepada lebih banyak individu dan perusahaan Rusia yang dituding melakukan ‘interferensi’ di Ukraina.

Departemen Keuangan AS mengumumkan hal ini pada Jumat (26/1/18). Dikatakan bahwa ada 21 orang dan 9 perusahaan yang dimasukkan ke daftar sanksi, yaitu pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman turbin gas Siemens ke Krimea.

Berdasarkan informasi dari depkeu, Wakil Menteri Energi Rusia, Andrey Cherezov adalah salah satu individu yang terkena sanksi.

“Tindakan hari ini adalah bagian dari komitmen depkeu untuk mempertahankan tekanan sanksi atas Rusia,” kata perwakilan departemen dalam sebuah pernyataan.

“Tindakan ini menekankan perlawanan pemerintah AS atas penjajahan Rusia di Krimea…” tambah mereka.

Selain masalah Ukraina, AS juga mengenakan sanksi kepada perusahaan dan individu yang dituduh menginterfensi pemilu presiden AS tahun 2016. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*