Washington, LiputanIslam.com—Penasehat Keamanan Nasional AS, John Bolton, mengumumkan serangkaian sanksi baru untuk Kuba dan Venezuela.

Dalam pidatonya di depan asosiasi veteran invasi Bay of Pigs 1961 pada Rabu (17/4) kemarin, Bolton mengatakan bahwa AS telah menambah 5 nama yang berjejaring dengan militer dan layanan intelijen Kuba ke dalam daftar sanksi. Sanksi juga dijatuhkan kepada pesawat militer Aerogaviota.

“Di bawah pemerintahan ini, kita tidak menjatuhkan hidup para diktator, kita membawa mereka keluar,” tegasnya.

Pengumuman ini keluar hanya beberapa jam setelah pemerintah Trump menyatakan telah mencabut larangan lama terhadap warga AS yang mengajukan tuntutan hukum terhadap perusahaan asing yang menggunakan properti yang disita oleh pemerintah Komunis Kuba sejak revolusi Fidel Castro pada 1959.

Pergeseran kebijakan yang diumumkan oleh menlu Mike Pompeo ini dapat menarik ratusan ribu tuntutan hukum senilai puluhan miliar dolar. Tujuannya adalah untuk mengintensifkan tekanan pada Havana, ketika Washington menuntut Kuba mengakhiri dukungan untuk pemerintah Maduro di Venezuela. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*