Washington, LiputanIslam.com—Juru Bicara Departemen Negara AS, Heather Nauert, memperingatkan bahwa Amerika akan menutup jalur diplomatik dengan Korea Utara untuk selamanya.

“Jalur diplomatik [dengan Korut] tidak akan terbuka untuk selamanya,” tulis Nauert dalam akun Twitter-nya.

Dia kemudian meminta pemerintah Pyongyang agar melupakan niat untuk mengembangkan senjata nuklir.

Komentar Nauert ini datang setelah Menlu AS Rex Tillerson sebelumnya mengumumkan bahwa Washington tengah mencoba mempertahankan jalur diplomatik dengan pemerintah Pyongyang.

Namun, Presiden AS Donald Trump malah mengkritik tindakan Tillerson itu. Dalam salah satu tweet-nya, sang presiden menulis bahwa Tillerson hanya “menghabiskan waktunya” dengan bernegosiasi dengan Korut.

“Saya bilang ke Rex Tillerson, menlu hebat kita, bahwa dia hanya menghabiskan waktu untuk bernegosiasi dengan Manusia Roket [Kim Jong-un],” tulis Trump.

“Berbaik hati dengan Manusia Roket tidak berhasil delama 25 tahun ke belakang, mengapa sekarang bisa?… Clinton gagal, Bush gagal, Obama gagal, saya tidak akan gagal,” tambahnya.

Ketegangan antara Washington dan Pyongyang meninggi bulan lalu, ketika Trump berpidato di PBB bahwa dia akan menghancurkan Korut karena aktivitas nuklir mereka.

Ancaman tersebut namun tidak disetujui oleh sekutu tradisional AS seperti Inggris, Prancis, dan Jerman. Ketiga negara ini merekomendasikan solusi diplomatik untuk menghentikan program nuklir Korut. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL