Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS membuat klaim palsu tentang ancaman militer dari Rusia dan Cina untuk menjustifikasi lebih banyak kucuran dana dari pajak rakyat kepada militer AS. Demikian pernyataan dari analis politik Amerika, Brian Becker.

Becker, yang bekerja di organisasi HAM, A.N.S.W.E.R Coalition, menyampaikan hal ini kepada Press TV setelah keluarnya peringatan dari Menteri Pertahanan AS James Mattis tentang kemampuan militer AS yang mulai kalah dari Rusia dan Cina.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump pun telah menyampaikan kekhawatiran bahwa militer AS semakin lemah karena kekurangan dana.

Menurut Becker, pernyataan Mattis terkait ancaman militer Rusia dan Cina “benar-benar sinting” karena di baliknya Washington ingin mencapai tujuan tertentu.

Pemerintah AS, menurut Becker, membuat pernyataan semacam itu untuk memperkuat cengkeraman atas duit rakyat Amerika dan mengucurkannya ke bidang militer.

“Pentagon memberikan alasan demi kepentingan sendiri untuk melahap lebih banyak perbendaharaan nasional Amerika,” katanya, sembari menambahkan bahwa Washington membutuhkan “musuh besar” agar bisa melaksanakan praktik semacam itu.

“Jadi apa yang kita lihat sekarang adalah pemberitaan atas nama keamanan nasional yang sebenarnya tak lebih dari dalih untuk memperbanyak dana ke mesin militer,” tambahnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*